Tanio

Memaafkan


Introduction

Puasa Ramadhan 1444 Hijriah kemarin adalah puasa yang paling mengena di hati, puasa dengan vibe yang bisa dibilang terasa banget (bagi penulis).


Pencerahan

Baru beberapa hari berpuasa, sudah diberi pencerahan tentang bagaimana cara memaafkan kesalahan-kesalahan orang:

  • Orang yang hanya datang pas butuh
  • Giliran dibutuhkan malah tidak ada
  • Orang yang sudah bikin sakit hati
  • Orang yang cuma meras source pemikiran penulis

Pembelajaran

Penulis akui, memang berat melakukan hal tersebut, mengingat semua manusia punya hati, punya perasaan. Tapi kata ibu penulis:


“Sejelek-jelek orang kepadamu, pasti ada baiknya”


Itulah kalimat yang jadi penegas bagaimana penulis memaafkan orang-orang yang sudah penulis anggap harus minta maaf tapi malah tidak sama sekali.


Resolusi

Daripada semakin grundel di hati, ya lebih baik dimaafkan, lebih baik dilupakan kesalahan yang sudah diperbuat.


Dengan satu garis bawah yang menjadi pondasi baru yaitu:

“Cukup satu kali saja, selanjutnya tidak usah”


Yang dimana memaksa penulis untuk bisa memilah mana yang memang benar-benar harus ditolong, mana yang tidak.


Aamiin.